Smallholder Task Force (STF) Tropical Forest Alliance 2020

Smallholder Task Force (STF) yang ke lima pada tanggal 25 September 2018 di Mercantile Jakarta. Pertemuan ini membahas rencana uji coba (piloting) skema pendanaan replanting (penanaman kembali) yang inovatif hasil rekomendasi dari studi TFA 2020 – serta mendiskusikan rencana peran serta tim STF untuk mendukung kerja pemerintah dalam hal: skema ‘satu-data’ bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (DitjenBun); perumusan petunjuk teknis areal konservasi; serta rencana audiensi tim STF kepada Kementrian perekonomian.

Rapat yang dihadiri oleh perwakilan Perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta Lembaga Keuangan yang merupakan anggota maupun mitra TFA 2020 menghasilkan empat poin kesepakatan. Pertama, uji coba (piloting) skema inovatif replanting kolaborasi antara Bank Pemerintah, Perusahaan Swasta serta lima puluh orang petani plasma dimana tim Financial Access (FA) sebagai koordinator piloting. Perkembangan terakhir hasil piloting ini akan dilaporkan pada forum STF berikutnya.

Kedua, tim gugus tugas satu-data menyepakati untuk bekerjasama dengan tim STF dan bersedia untuk menginformasikan hasil pembahasan rencana kerjanya agar tim STF bisa bersinergi bekerjsama dengan gugus tugas satu-data. Selanjutnya, pertemuan lanjutan akan diselenggarakan untuk mengidentifikasi masukkan para anggota STF terkait penetapan areal HCV dan HCS berikut juga rencana untuk audiensi ke Kementrian Perekonomian.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bahwa rapat akan diadakan pada minggu ketiga setiap dua bulan selama selama satu tahun kedepan. Tiga topik utama yang telah disepakati oleh para anggotanya untuk menjadi pembahasan dalam forum rapat adalah Akses Terhadap Pendanaan (Access to Finance), Legalitas Lahan(Land Legality) dan Isu seputar Kawasan Ekonomi Esensial (KEE).

"Pursuing sustainable development makes companies more competitive, more resilient and adaptable in a fast-changing world, and more prepare for the future."